part 2
assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
+Sebelum saya menulis sambungan dari part 1 saya akan menjelaskan perubahan yang terjadi ,yaitu perubahan sudut pandang tokoh utama dari orang ke 3 menjadi orang pertama ,agarkiranya pembaca dapat lebih merasakan suasan di dalamnya
+Part 2
satu kelas takjub akan keindahan suaranya dalam melantumkan ayat suci alquran,termasuk aku, tidakpernah aku mendengar bacaan alquran seindah ini bahkan ibuku yang seorang qori perempuan dulunya tidak dapat melantunkan bacaan seindah ini,ya aku sangat mengagumi hakim seorang pria yang entah darimana datangnya telah membuatku terpukau.aku terpukau bukan hanya karena bacaanya tetapi juga kesopanannya terhadap guru serta sifatnya yang santun dalam bergaul,tapi perasaamku ini hanya sebatas kagum kepadanya tidak lebih dan aku pun tidak mau terlalu berlebihan dalam memuji manusia.Bel pulang sekolah pun berbunyi ,aku harus segerapulang kerumah karena aku ada janji dengan kakakku kak hani, aku janji padanya untuk menemaninya ke perpustakan kota.namun belum sempat aku beranjak dari tempat dudukku,seorangmemanggilku, kali ini berbeda, bukan suara putri sahabatku melainkan suara lelaki . aisha ! panggil suara itu padaku, ternyata lelaki itu hakim. aku bertanya padanya " ada apa?" dia menjawab "gak cuma mau nanya aja kakak yang semalam di angkotkan?" dia ternyata bertanya pertanyaan yang aku tanyakan padanya tadi pagi. "ya emangnya kenapa?"tanyaku."gak kok cuma mau kenal aja sama kakak" jawabnya "sudah jangandipanggil kakak, panggil saja aku aisha lag+ian kitaseumuran". "sudah duluya aku harus pergi . assalamualaikum" ucapku meninggalkannya"waalaikumsallam" balasnyaAku pun langsung pulang , b enar saja kak hani sudah menungguiku di depan rumah . "assalamualaikum kak" ucapku sambil menyalaminya " waalaikumsallam" balas kak hani " udah cepat ganti baju , terus temani kakak ke perpustakaan "kata kak hani " sip kak" kataku sambil langsung masuk kekamar untuk mengganti baju. kamipun pergi dengan menggunakan bus . ya bus dan angkotmemang menjadi kendaraan keseharian kami , bukan karena kami tidak memiliki mobil, tapi karena mamakami ingin kami tidak dididik untuk dimanja dengan semua fasilitas yang mama miliki. jika kami mau kami bisa saja menyewa mobil rentalan untuk antarjemput kami , tetapi kami tidak melakukannya . lebih baik uangnya di tabung untuk keperluan kami sekolah dan untuk menunjukkan sama mama bahwa kami bisa memanajemen uang dengan baik.
Sebelum masuk ke perpustakaan, kak hani mengajakku makan di salah satu Restoran yang lumayan terkenal, biasanya jika kami bepergian kamihanya makan di warung pinggir jalan. kali ini saya memesan makanan "mixed vegetables with peanut sauce" mungkin makanan ini terdengar asing tapi ternyata apabila makanan ini ditranslatekan ke dalam bahasa indonesia maka menjadi "gado-gado". gado gado memang menjadi makanan kesukaan saya sejak kecil, saya menyukai cita rasa yang bercampur antara sayuran segar dan bumbu kacang.tapi yang saya herankan mengapa nama gado gado di translate kan ke dalam bahasa inggris? apa mungkin gado gado ingin di internasionalkan sepertirendang, sate dan nasi goreng? Entahlah, tapi kurasa gado gado ditranslate kan ke dalam bahasa inggris tidak lebih dari untuk mempengaruhi harga. ya harga, mengapa? menurutku beda nama beda harga, begitulah yang saya alami selama ini,contohnya seperti "es teh", harga normalnya hanya3000 tetapi jika namanya dirubah menjadi "ice tea" maka harganya pun ikut berubah menjadi kisaran 10.000 ,begitupun halnya dengan gado gado yang biasanya harganya hanya 7000-10.000 jika namanya dirubah menjadi "mixed vegetables with peanut sauce" maka harganya pun melonjak tajam menjadi 25.000. itulah indonesiaku negeri dengan 1001 pesona tetapi belum juga berjaya, dijuluki macan asia yangtertidur tapi entah kapan macannya bangun dan mengaum.dalm hati ku bertanya tanya " ada apa ini? kenapa tiba tiba kak hani mengajakku makan disini, pasti adaa hal penting yang akan di bicarakannya. semua pertanyaanku pun terjawab ketika kak hani langsung bercerita maksudnya mengajakku kesini."Dek, sebenarnya ada yang kakak mau omongkan samamu dek" " ada apa kak?" tanyaku heran " kakak kan sekarang sudah besar , sudah saatnya kakak menjalani kehidupan kakak sendiri!" kata kakhani "maksud kakak" tanyaku heran karena memangaku tak tahu apa maksudnya "maksud kakak sudah waktunya kakak menikah" ucapnya "kakak mau menikah?" tanyaku sumringah "dengan siapa kak?" tanyaku lagi bersemangat "calonnya gak usah kakak kasih tau nanti juga kamu tahu sendiri. tapi alasan sebenarnya kakak ngjak kamu kesini adalah kakak gak akan bisa membantu kamu lagi dek! kakak harus mengurus suami kakak dan nantinya anak anak kakak" "kamu kan dah besar, kamu haruabisa mengurus dirimu sendiri dek, kamu punya kehidupan sendiri". kata kak hani. aku kaget , berarti mulai nanti aku gak bisa lagi malas malasandi kamar. karena pekerjaan ku sekarang bertambah banyak. tapi tak apalah, toh nanti aku juga akan menjadi ibu rumah tangga . dan nanti aku juga harus mengurusi anak anakku. jadi anggap saja ini sebagai latihan permulaan dari itu semua. sebenarnya ada sedikit rasa kecewa di dalam hati kecilku, karena harus berpisah dari kak hani. tapi mau gimana lagi, toh ini semua demi kebahagiaan kak hani kalau kak hani bahagia aku pun juga bahagia. perbincangan kami terus berlanjut dan takterasa waktu ashar telah tiba kami pun pergi ke masjid yang ada di dekat restoran tempat kami makan.
0 komentar:
Posting Komentar